8 Jenis Penelitian Bidang Pendidikan Luar Biasa (PLB)

By | November 1, 2017

Penelitian merupakan salah satu tahapan akhir yang wajib ditempuh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Apabila pada jenjang  strata satu (S1), dinamakan skripsi, kemudian pada jenjang strata dua (S2), dinamakan tesis, dan terakhir pada jenjang strata tiga (S3), tugas akhir dinamakan disertasi. Tidak hanya nama yang berbeda, tugas akhir pada setiap jenjang juga berbeda, karena semakin tinggi jenjang banyak orang menganggap semakin sulit. Namun pada artikel ini, kita hanya akan membahas mengenai penelitian berupa tugas akhir bidang Pendidikan Luar Biasa (PLB).

penelitian PLB

penelitian PLB via polines.ac.id

Berikut ini adalah berbagai jenis penelitian tugas akhir bidang pendidikan luar biasa (PLB), semoga dapat menjadi referensi bagi teman-teman dalam penyusun tugas akhir utamanya dalam bidang yang menangani anak berkebutuhan khusus.

  1. Penelitian Eksperimen

Secara sederhana penelitian eksperimen merupakan kegiatan sistematis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perlakuan terhadap subjek.

Contoh:

Pengaruh penggunaan media pop up nama-nama hewan terhadap kemampuan mengenal hewan pada anak tunagrahita kelas IV di SLB X.

  1. Penelitian Deskriptif

Penelitaian deskriptif merupakan penelitain yang menggambarkan keadaan objek sesuai dengan kenyataan, tanpa memanipulasi variabel dan dilebih-lebihkan. Di penelitian ini peneliti murni menggambarkan keadaan sesuai fakta.

Contoh:

Pelaksanaan pembelajaran keterampilan membatik bagi siswa tunarungu kelas VII SMPLB B di SLB X.

Baca Juga  7 Keterampilan Vokasional Yang Dapat Diajarkan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
  1. Penelitian Tindakan Kelas

Merupakan salah satu jenis penelitian, dimana peneliti mengamati kejadian di kelas yang berupa masalah, kemudian diperbaiki dalam pembelajaran agar berkualitas serta menjadi lebih baik.

Contoh:

Peningkatan keterampilan membuat kotak pensil melalui metode drill bagi siswa tunagrahita ringan kelas XI SMALB C di SLB X.

  1. Penelitian Korelasional

Merupakan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kaitan atau hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa adanya upaya untuk mempengaruhi variabel atau tidak mempengaruhi variabel.

Contoh:

Hubungan antara kelengkapan alat praktikum dengan kemampuan motorik siswa tunadaksa kelas VI di SLB N X

  1. Penelitian Komparatif

Merupakan suatu penelitian yang memiliki sifat yakni membandingkan kesamaan atau perbedaan dua atau lebih fakta yang bersifat objek yang diteliti dengan dasar kerangka pemikiran tertentu.

Contoh:

Studi komparatif kemampuan bina diri menyikat gigi antara siswa putra dengan putri tunagrahita ringan kelas VI di SLB X

  1. Penelitian Survei

Merupakan suatu penelitian untuk mengumpulkan informasi dengan cara menyusun pertanyaan-pertannyaan yang ditujukan kepada responden dalam suatu sample dari sebuah populasi.

Contoh:

Survei minat siswa terhadap pelajaran olahraga pada siswa tunarungu kelas XI di SLB N X

Baca Juga  Sekolah Inklusif: Wadah Seluruh Siswa Termasuk ABK
  1. Penelitian Studi Kasus

Merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti permasalahan melalui suatu kasus.

Contoh:

Studi kasus hubungan profesionalisme guru dengan motivasi berprestasi siswa tunarungu kelas XI pada bidang studi penjaskes di SLB X.

  1. SSR (single subject research) / penelitian subjek tunggal

Merupakan suatu penelitian yang menggunakan desain eksperimental kasus tunggal dalam sauatu kelompok atau sebjek yang diteliti adalah tunggal.

Contoh:

Pengaruh media interaktif dalam meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan bangun datar pada anak tunagrahita sedang kelas VI di SLB X

 

Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

Pustakaskripsi.com

Uny.ac.id

Uinsby.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *