Anak Berkebutuhan Khusus Dilatih Menabung, Emang Bisa?

By | Januari 29, 2021

Bisakah Anak berkebutuhan khusus dilatih menabung? Mungkin itu menjadi pertanyaan bagi beberapa orang utamanya orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sehingga pertanyaan tersebutlah yang menjadi alasan penulis untuk menulis artikel ini.

Anak berkebutuhan khusus selain memiliki kemampuan akademik yang sifatnya fungsional, namun sangat penting juga dilatih keterampilan-keterampilan dasar yang penting untuk kehidupannya seperti mandi, memakai baju, makan, hingga menabung.

Menabung merupakan kegiatan menyisihkan sebagian uang untuk disimpan dan digunakan pada masa depan, maka dapat dikatakan menunda kepuasan saat ini untuk hal yang penting di masa depan. Menabung adalah salah satu indikator dari kemampuan mengelola finansial yang perlu dikuasai oleh semua orang termasuk anak berkebutuhan khusus.

Anak Berkebutuhan Khusus Dilatih Menabung
ilustrasi berlatih menabung via moving.com

Baca Juga: Latihan kewirausahaan untuk anak berkebutuhan khusus

Mengenal anak berkebutuhan khusus

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki beberapa istilah seperti anak disabilitas, anak difabel, bahkan orang awam masih menyebutnya dengan anak cacat. Anak berkebutuhan khusus merupakan seseorang anak yang mengalami hambatan sensoris atau indera, mental intelektual, fisik, emosi, sehingga berdampak pada tumbuh kembangnya, yangmana mereka memerlukan dukungan dan layanan khusus.

Anak berkebutuhan khusus antara lain seperti tunanetra (buta), tunarungu (tuli), tunagrahita (hambatan mental), tunadaksa (fisik, tulang, sendi), autis, tunalaras (perilaku), anak lamban belajar, hingga anak cerdas istimewa.

Pentingnya anak berkebutuhan khusus menabung

Menabung merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai di era saat ini. Secara sederhana menabung mengajarkan pada anak untuk bersabar mendapatkan sesuatu, misalnya suatu barang yang sangat diinginkan tetapi tidak bisa dibeli dalam satu waktu karena uang tidak cukup. Hal itulah pentingnya menabung, menahan pengeluaran untuk tujuan yang lebih besar.

Hal lain dengan menabung berarti melatih anak menyimpan uang untuk hal-hal yang sifatnya membeli kebutuhan mendadak seperti membeli peralatan sekolah atau barang lainnya. Tentunya anak akan merasa puas bila mendapatkan dengan usaha sendiri.

Baca Juga  Soal IPS Untuk ABK (anak berkebutuhan khusus) di SLB

Tips melatih atau mengajarkan anak berkebutuhan khusus menabung

Dari tadi kita sudah membahas mengenai siapa anak berkebutuhan khusus dan pentinya menabung, lalu apakah bisa anak berkebutuhan khusus dilatih menabung? Jawabannya adalah bisa, tinggal bagaimana usaha dan konsistensi orang tua untuk melatihnya.

Berikut ini adalah 6 tips yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan anak menabung di rumah:

1. Pilih bentuk celengan yang disukai anak

Mulai dengan membeli celengan yang disukai anak agar anak tertarik dan termotivasi.

2. Biasakan anak memasukkan uang ke celengan sebelum berangkat sekolah

Selanjutnya mulailah meminta anak untuk memasukkan sebagian kecil uang jajan atau uang saku untuk dimasukkan di celengan. Bagi anak kekhususan tertentu mungkin tidak paham dengan apa yang mereka lakukan.

Tapi lakukan saja karena anak akan mulai paham ketika suatu saat uang yang terkumpul bisa digunakan untuk membeli barang yang disukai. Pengalaman tersebutlah yang akan membuat anak mengerti.

infografik melatih anak berkebutuhan khusus menabung
infografik melatih anak berkebutuhan khusus menabung

3. Pantau dan awasi celengan

Orang tua perlu untuk mengawasi uang yang sudah dimasukkan dalam celengan. Sebaiknya taruh celengan di tempat yang aman sehingga jangan sampai di ambil kembali oleh anak yang berakibat uang tidak terkumpul.

4. Konsistensi adalah sangat penting

Selanjutnya biasakan anak menyisihkan uang untuk dimasukkan celengan, bila dilakukan terus menerus suatu saat akan konsisten melakukan.

5. Berikan pengalaman menyenangkan bila menabung dalam jangka waktu tertentu

Tentukan target latihan menabung misalnya dalam jangka waktu 1 bulan atau lebih. Bila jangka waktu sudah terpenuhi uang bisa dikeluarkan untuk selanjutnya membeli barang yang disukai anak. Hal tersebut agar anak berkebutuhan khusus memiliki pengalaman usaha yang dilakukan ternyata berbuah manis dan tertarik untuk menabung lagi.

Baca Juga  Media Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus: Siswa Tunagrahita

6. Ulangi dan ulangi hingga kebiasaan terbentuk.

Ulangi terus menerus sehingga menjadi sebuah budaya, karena budaya tercipta karena kebiasaan baik yang dilakukan secara terus menerus.

Baca Juga: Kegiatan pramuka untuk anak berkebutuhan khusus

Demikianlah artikel mengenai melatih keterampilan menabung bagi anak berkebutuhan khusus atau disabilitas yang bisa diterapkan orang tua di rumah, semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa untuk membagikan supaya bisa menjangkau lebih banyak lagi pembaca. Terima Kasih.