Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dapat Dikembangkan Lho! Simak 5 Bukti Berikut!

By | Desember 20, 2018

Anak berkebutuhan khusus (ABK) cenderung dianggap sebelah mata oleh masyarakat. Rasanya mewujudkan Indonesia yang ramah pada ABK masih jauh dari harapan. Padahal, anak-anak dengan kebutuhan khusus bisa saja berkembang maju sama seperti anak normal pada umumnya.

Tidak percaya? Simak 5 bukti ABK yang sukses berprestasi karena dikembangkan maksimal oleh orangtua dan lingkungan berikut ini.

1. Stephanie Handojo

Siapa yang tidak kenal anak berkebutuhan khusus satu ini? Ya, Stephanie Handojo membuktikan bahwa ia merupakan salah satu generasi penerus bangsa yang berprestasi. Meski memiliki down syndrome, Stephanie berhasil mengembangkan bakat di bidang olahraga renang. Ia berhasil membawa nama Indonesia harum di kancah internasional. Bahkan, Stepahnie merupakan salah satu pembawa obor Olimpiade London 2012.

2. Michael Rosihan Yacub

Penderita down syndrome sering disepelekan dan dianggap sebagai beban keluarga. Tetapi, peran orangtua dan lingkungan mendukung bakat Michael di bidang olahraga khususnya golf. Nama Michael masuk dalam rekor MURI sebagai pegolf termuda dengan down syndrome. Meski berkebutuhan khusus dan memiliki IQ 35, Michael merupakan contoh anak berkebutuhan sukses yang berhasil menaklukkan olahraga golf yang menuntut konsentrasi tinggi.

3. Habibie Afsyah

Siapa yang tidak kenal nama Habibie Afsyah sebagai seorang internet marketer handal? Ya, nama Habibie malang melintang di internet sebagai bukti ABK yang sukses berkembang. Hal ini berkat dorongan besar dari sang Ibu yang memotivasi Habibie untuk terus belajar. Terbukti, Habibie yang menderita motoric neuron mampu membuat sebuah perubahan besar.

4. Oscar Yura Dampas

Putra sulung pasangan Alan Jeffry Dompas dan Putri Ira Chaerani ini masuk rekor MURI sebagai penulis berkebutuhan khusus yang sukses menulis buku bahasa Inggris. Karya-karya Oscar antara lain Autistic Journey, The Life of the Autistic, Kid Who Never Give Up dan Menaklukkan Autis membuat nama pemuda ini semakin terkenal. Sang ibu dengan sabar memberikan Oscar yang perhatian dan kasih sayang hingga ia berhasil menjadi mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Universitas Atmajaya dengan IPK memuaskan.

Baca Juga  5 Tantangan Pertama Kali Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Luar Biasa (SLB)

5. Kouji Santoso Eto

Kouji sudah didiagnosa menderita sindrom Asperger sejak usia tiga tahun. Ia mengalami kesulitan berkomunikasi yang membuat orangtua Kouji membawa sang anak berobat ke berbagai negara. Kouji harus belajar mengulang pelajaran didampingi seorang guru. Kini, Kouji berhasil lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi The London School of Public Relations pada tahun 2016 lalu. Kata siapa anak berkebutuhkan khusus tidak bisa maju dan berprestasi?

5 bukti anak berkebutuhan khusus yang sukses menaklukkan tantangan di atas merupakan bahan acuan bagi orangtua untuk terus mendampingi dan memberikan semangat. Tentu masih ada banyak kisah ABK sukses yang lainnya. Memberikan kesempatan yang sama tentu akan mendukung seorang ABK memiliki masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *