Yuk Berhenti Menyebut Anak Cacat, Gunakan 7 Istilah Ini

By | Februari 2, 2021

Mari kita berhenti menyebut anak cacat pada anak yang memiliki kebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus merujuk pada seseorang anak yang mengalami hambatan pada aspek tertentu bisa indera, mental, fisik, atau hambatan lainnya. Di Indonesia banyak orang awam masih menyebut mereka dengan sebutan cacat yang mana sebutan tersebut sebetulnya kurang tepat bahkan cenderung kasar.

Bahkan lebih kasar lagi ada beberapa anak dengan kekhususan tertentu disebut dengan orang bodoh, idiot, bahkan gila. Hal tersebut mungkin karena ketidaktahuan beberapa masyarakat di Indonesia ataupun kurangnya akses informasi mengenai anak berkebutuhan khusus.

berhenti menyebut anak cacat
Ilustrasi anak berkebutuhan khusus tunadaksa di sekolah via gbc-education.org

Sebetulnya anak berkebutuhan khusus yang orang awam biasa menyebut anak cacat terdiri dari bermacam-macam kekhususan (kebutuhan khusus). Melalui artikel ini penulis ingin menginformasikan dan mengajak untuk berhenti menyebut anak cacat, dengan menggunakan kata atau istilah berikut ini.

Beberapa istilah yang lebih baik dari kata cacat untuk menyebut anak berkebutuhan khusus:

Tunanetra (hambatan penglihatan)

Kita bisa menggunakan kata atau istilah tunanetra untuk menyebut seseorang anak yang mengalami hambatan penglihatan (buta).

Tunarungu (hambatan pendengaran)

Kata ini digunakan untuk seorang anak yang mengalami hambatan pendengaran, yang biasanya orang menyebut dengan tuli.

Tunagrahita (hambatan mental)

Tunagrahita merupakan seseorang anak yang mengalami hambatan pada perkembangan mental intelektual. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, masih banyak orang awam menyebut mereka dengan sebutan anak bodoh, idiot, bahkan gila.

Baca Juga: Tidak hanya anak, orang tua cerebral palsy juga butuh edukasi

Tunadaksa (hambatan fisik)

Istilah tunadaksa merujuk pada seseorang anak yang mengalami ketidaklengkapan anggota tubuh, maupun masalah pada otot, tulang, dan sendi.

Autis (hambatan sosial)

Autis adalah istilah pada anak yang mengalami hambatan sosial yang parah, anak ini biasanya aktif dengan dunianya sendiri. Salah satu cirinya adalah mereka kesulitan untuk melakukan kontak mata.

Baca Juga  Reglet dan Stylus: Alat Menulis Bagi Orang Tunanetra (Buta)
berhenti menyebut anak cacat, gunakan istilah ini
infografik

Tunalaras (hambatan perilaku)

Tunalaras merupakan seseorang anak yang mengalami masalah pada emosi perilaku. Anak ini mengalami hambatan dalam menyesuaikan diri. Orang pada umumnya mengenal dengan anak nakal namun dengan kadar kenakalan yang tidak seperti anak umumnya seperti menyakiti diri sendiri, teman, dan berilaku buruk lainnya.

Tunaganda (lebih dari satu kekhususan)

Tunaganda digunakan untuk menyebut campuran lebih dari satu kekhususan pada anak, misal tunarungu dan tunanetra, tunanetra dan tunadaksa, maupun lainnya.

Demikian tadi istilah atau kata yang lebih baik dari kata cacat yang bisa kita gunakan untuk menyebut anak berkebutuhan khusus. Tentunya yang perlu diketahui adalah walaupun mereka memiliki hambatan atau masalah namun dengan layanan khusus dan dukungan sejak dini, mereka mampu hidup dengan baik bahkan berprestasi sesuai potensinya.

Anak berkebutuhan khusus umumnya sejak kecil sudah mengikuti pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Oleh karena itu Mari kita berhenti menyebut anak cacat pada anak yang memiliki kebutuhan khusus dengan beberapa istilah diatas tadi.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, yuk share atau bagikan ke orang lain untuk menjangkau lebih banyak pembaca.