7 Hal yang Jarang Orang Tahu Mengenai Profesi Guru SLB

By | Desember 3, 2018

Menjadi seorang guru SLB kita harus menempuh Pendidikan Luar Biasa (PLB) sebagai program studi di universitas. Namun, jurusan ini tidak seterkenal jurusan seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan pendidikan guru umum lainnya.

Seiring berjalannya waktu, program studi ini mulai menjadi terkenal. Karena banyak sekolah yang di bangun khusus untuk orang-orang khusus atau biasa dikenal dengan Sekolah Luar Biasa (SLB). Jadi profesi ini mulai banyak dicari, sehingga prospek profesi guru tersebut sangatlah bagus. Hal ini dikarenakan, profesi ini tidak memiliki banyak persaingan.

Baca Juga  10 Universitas Luar Negeri Yang Membuka Pascasarjana Pendidikan Khusus

Bukan hanya itu, ada 7 hal yang jarang diketahui oleh masyarakat mengenai profesi guru sekolah luar biasa.  Berikut jarang orang tahu mengenai profesi guru SLB.

1. Berinteraksi Langsung dengan Orang Luar Biasa
Orang luar biasa disini adalah anak-anak dengan keterbatasan berupa fisik, emosi, prilaku, sensoris ataupun motorik. Jadi mereka tidak bisa belajar seperti anak pada umumnya, maka memerlukan sebuah perencanaan pendidikan bagi anak-anak tersebut dalam mengembangkan potensi yang dimiliki olehnya.Apakah masih kurang paham? Secara ringkas orang atau anak luar biasa merupakan anak dengan keterbatasan seperti tunagrhita (mental), autis, tunadaksa (fisik), tunatungu (tuli), tunanetra (buta) atau campuran penanganan khusus. Meskipun begitu, anak-anak ini memiliki banyak torehan prestasi berkat guru SLP yang mengerti kelebihan setiap anak.

2. Peluang Profesi Guru SLB Sangat Baik
Ketika ingin mengambil jurusan kuliah, tentunya peluang pekerjaan mejadi salah satu pertimbangan, sebab tidak mungkin mencari program studi yang tidak dibutuhkan di dunia kerja. Salah satunya yaitu dokter atau guru, karena setiap ada manusia pasti membutuhkan pendidikan dan ada saatnya orang mengalami sakit.
Walaupun begitu, hal yang membedakan yaitu seberapa banyak profesi itu diminati masyarakat. Bahkan, sekarang ada banyak lulusan sarjana mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan. Hal ini akan berbeda bila Anda berprofesi guru SLB, sebab peminat profesi ini belum terlalu banyak. Sementara, sekolah khusus baik negeri atau swasta sudah banyak dibangun, maka membutuhkan banyak calon guru SLB lulusan baru.

3. Ladang Pahala Sebagai Perbuatan Baik
Profesi guru SLB kerap diremehkan oleh banyak orang, karena mengajarkan anak dengan kebutuhan khusus. Tetapi akan berbanding terbalik, bilamana Anda mampu mendidik anak berkebutuhkan khusus meraih prestasi. Karena mendidik ABK membutuhkan kesabaran dan penanganan berbeda dari anak-anak umumnya, sehingga menjadi ladang pahala bagi Anda sebagai pengajar.

4. Program Studi Anti Mainstream
Pilihan sebagai guru SLB sudah bukan hal umum yang dipilih sebagai profesi. Dimana orang lebih banyak memilih kedokteran, arsitektur, ekonomi, informatika, dan banyak lagi lainnya. Oleh karena itu, program studi ini tergolong dalam studi anti mainstream.

5. Sebagai Orang Paling Yakin Diantara Orang Ragu
Anak dengan kebutuhan khsusu kerap mengalami penolakan dari lingkungan, masyarakat, dan bahkan keluarganya sendiri. Nah, sosok profesi guru SLB menjadi pencerah bagi masyarakat dan keluargnya serta menjadi petunjuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga  4 Jawaban Mengapa Memilih Prodi Pendidikan Luar Biasa (PLB)

6. Tugas Mulia Dengan Tangtangan Besar
Pada dasarnya seorang guru SLB berusaha membuat ABK bisa hidup mandiri, sehingga mereka tidak akan bergantung kepada masyarakat dan orang lain. Tetapi, menjalani niat ini tidaklah mudah banyak halangan seperti tanggapan masyarakat yang meremehkan profesi tersebut.

7. Guru SLB Bukanlah Guru Biasa
Kenapa kita bilang bukan guru biasa? Karena seorang guru SLB harus memiliki kesabaran ekstra, mental kuat, dan daya tahan fisik luar biasa. Dimana untuk mengani ABK sangatlah sulit, sangat berbeda dengan mengajarkan anak-anak umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *