Marketing (Pemasaran): Prinsip, Merancang & Penerapan Harga

By | Agustus 31, 2022

Marketing (pemasaran) secara sederhana merupakam aktivitas manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginan lewat proses pertukaran (Philip Kotler, 1994: 2).

Peter Drucker menjelaskan tujuan pemasaran yakni supaya penjualan berlebih-lebihan dan memahami konsumen sehingga produk laku dengan sendirinya karena produk atau pelayanan cocok dengan konsumen.

Banyak orang tidak memahami arti sebenarnya mengenai marketing (pemasaran). Masih banyak orang yang menganggap bahwa pemasaran hanya sekedar berjualan dan promosi.

marketing (pemasaran)
Marketing (pemasaran) via unsplash

Padahal lebih dari itu, pemasaran didalamnya mencakup menganalisa kebutuhan konsumen, pengembangan produk yang sesuai, penentuan harga, disribusi serta promosi yang efektif sehingga akhirnya nanti barang akan laku dengan sendirinya.

Sebagai contoh saat ini salah satu brand atau produk paling berharga di dunia yakni Apple sangat berhasil dalam memasarkan produknya. Kunci keberhasilan Apple ini bukanlah pada promosi yang gencar seperti brand besar lainnya, malah Appe dikenal sebagai perusahaan yang jarang melakukan promosi dan iklan.

Adapun kesuksesan produk Apple adalah keberhasilannya dalam menciptakan produk yang berkualitas, punya nilai atau value, dan sesuai kebutuhan orang. Maka tidak heran produk Apple banyak diminati tanpa harus melakukan promosi dan iklan besar-besaran.

Bagaimana? dari sini apakah sudah memahami mengenai pemasaran. Jadi pemasaran tidaklah sesederhana yang dibayangkan ya.

A. Prinsip pemasaran

Menurut asosiasi pemasaran Amerika menjelaskan prinsip marketing diantaranya:

1. Mencipta

2. Mengkomunikasikan

bannerartikel

3. Mendistribusikan

4. Memperdagangkan

B. Merancang produk

Pengertian produk

Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar supaya diperhatikan, diinginkan, digunakan maupun dikonsumsi sehingga bisa memuaskan atau memenuhi kebutuhan konsumen. Produk ini sendiri bisa berbentuk barang, orang, jasa, tempat, organisasi, maupun gagasan.

produk
Wanita memfoto produk via unsplash

1. Keputusan pemberian merk

Keputusan pemberian merk sangat penting karena dapat meningkatkan nilai produk

Baca Juga  15 Jurusan Kuliah yang Sering Dibutuhkan di TNI dan Polisi

2. Keputusan kemasan

Kemasan produk yang baik dan menarik akan membuat konsumen tertarik membeli atau menggunakan jasa.

3. Keputusan pemberian label

Label bisa memberitahu lebih dalam pada konsumen mengenai produk yang ditawarkan.

4. Keputusan mengenai pelayanan konsuman

Merupakan konsep bagaimana cara melayani konsumen

5. Keputusan mengenai lini produk

Lini produk merupakan seraingkaian produk yang berkaitan untuk dijual ke kelompok konsumen yang sama.

6. Keputusan mengenai bauran produk

Bauran produk merupakan sekumpulan lini produk yang dijual oleh penjual tertentu kepada para pembeli.

C. Penerapan harga produk

Pada jaman dahulu sebelum adanya penerapan suatu harga, mahal atau murahnya suatu produk ditentukan dari kesepakatan penjual dan pembeli. Pembeli ingin menawar semurah-murahnya, sedangkan penjual ingin harga setinggi-tingginya hingga akhirnya menemukan harga yang disepakati kedua belah pihak.

Namun memasuki abad ke 19, penerapan suatu harga mulai dilakukan. Alasannya adalah karena perusahaan menjual banyak produk dan mempekerjakan banyak pegawai sehingga akan lebih efektif apabila perusahaan menentukan harga produknya.

Langkah menentukan harga dasar (Philip Kotler, 1994: 243)

  1. Menyeleksi tujuan penetapan harga
  2. Menentukan permintaan
  3. Memperkirakan biaya
  4. Menganalisis harga dan produk para pesaing
  5. Memilih metode penetapan harga
  6. Memilih harga akhir

Penetapan harga sebuah produk (Philip Kotler, 1994: 261)

marketing (pemasaran) penetapan harga suatu produk

D. Mempromosikan produk

Tentukan waktu

Kita perlu memperhatikan waktu dalam mempromosikan produk, misalnya produk seperti baju koko atau sarung sangat cocok untuk dipromosikan saat waktu hari raya lebaran.

Tentukan target konsumen

Sebagai penjual atau produsen tentu harus mengetahui target konsumen misalnya apakah ibu-ibu, anak, remaja, dll. Sebagai contoh saat ini banyak merk hp mempromosikan produknya di media digital seperti youtube, instagram, dll karena target mereka adalah anak muda.

Baca Juga  7 Pengertian Komunikasi Menurut Ahli

Pilih media yang sesuai

Produsen atau penjual harus mengetahui media apa yang tepat untuk mempromosikan produknya. Apakah lewat media digital, media cetak, atau media lainnya yang sesuai dengan target konsumen.

Daftar Pustaka:

Philip Kotler. 1994. Marketing. Erlangga. Jakarta.

Tinggalkan Komentar