5 Tips dan Trik Memilih Formasi CPNS Agar Memperlebar Peluang Lolos

By | Januari 28, 2021

Menjadi PNS merupakan dambaan bagi banyak orang utamanya di Indonesia. Selain bisa mengabdi pada negara, jaminan kehidupan yang layak seperti gaji, tunjangan, dan dana pensiun juga menjadi daya tarik seseorang untuk memutuskan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Namun untuk mewujudkan menjadi PNS sangatlah tidak mudah, dimana diperlukan tekad dan kerja keras untuk lolos seleksi CPNS yang dilaksanakan oleh negara. Untuk itu kita perlu mempersiapkan diri belajar dan tentunya menemukan strategi salah satunya pada pemilihan formasi maupun lokasi yang ingin kita pilih dengan harapan memperoleh tingkat persaingan yang lebih ringan.

Memilih Formasi CPNS
pegawai negeri sipil via jawapos.com

Berikut ini adalah tips dan trik memilih formasi CPNS supaya memperbesar peluang kita lolos dalam seleksi CPNS. Tips ini disampaikan langsung oleh seorang teman yang sudah menjadi CPNS, semoga bermanfaat.

Tips dan Trik Memilih Formasi CPNS

1. Pilih jabatan sesuai kualifikasi

Pilihlah jabatan yang sesuai dengan kualifikasi lulusan/jurusan yang ditempuh sewaktu kuliah. Misal kalau yang dibutuhkan D3 Teknik Informatika, dan ijazahmu S1 Teknik Informatika, maka JANGAN dipilih, walaupun sama jurusannya namun beda grade-nya. Nanti kamu akan didiskualifikasi ketika pemberkasan. Jadi akan sangat disayangkan. Misal yg dibutuhkan S1 Teknik Informatika dan ijazahmu S1 Teknik Informatika juga, maka bisa kamu pilih.

Baca Juga: Pikirkan sebelum menjadi guru

2. Pantau hasil SKD dan SKB pada tahun-tahun seleksi sebelumnya

Pantau hasil SKD dan SKB pada tahun-tahun seleksi sebelumnya di setiap daerah yang sama dengan jabatan yg akan kamu pilih. Tidak perlu di setiap daerah di Indonesia, tapi hanya beberapa daerah saja yang menurutmu berpeluang besar.

Hitung rata-rata nilai SKD di tiap daerahnya pada tahun-tahun seleksi sebelumnya pada jabatan yang sama dengan yang akan kamu pilih nanti. Misalnya guru IPS, pilih saja unit kerja yang ada jabatan guru IPS, lalu hitung rata2 nilai SKDnya. Daerah yang memiliki nilai SKD terendah dapat kamu jadikan sebagai daerah tujuan untuk mendaftar CPNS.

Baca Juga  5 Alasan Pentingnya Jadwal Aktivitas Rutinitas Harian Untuk ABK

3. Cek lokasi luar daerahmu

Bagi pejuang CPNS tipe perantau, biasanya memilih daerah yang berpeluang besar yang ada di luar pulau atau provinsinya. Unit kerja yang terletak di daerah pelosok, seperti Sekolah Satap, kemungkinan besar memiliki jumlah peminat yang cenderung lebih banyak daripada unit kerja yang terdapat di kota.

Karena para pendaftar cenderung memiliki pemikiran yang sama dengan pendaftar yang lain, sehingga tanpa di sadari mereka akan memilih unit kerja yang sama dan akan saling bersaing. Pilih unit kerja yang berlokasi tidak di kota dan tidak di daerah pelosok untuk mengantisipasi jumlah pesaing yang banyak.

tips-memilih-lokasi-formasi-cpns
Infografis Memilih Formasi CPNS

4. Update perkembangan seleksi CPNS

Selalu pantau perkembangan info tentang seleksi CPNS karena kemungkinan setiap periode seleksi akan terdapat perbedaan aturan tentang seleksi CPNS, apalagi di masa-masa seperti ini kemungkinan akan ada perubahan kebijakan dan aturan. 

5. Selalu berdoa dan meminta restu orang tua

Jangan lupa berdoa dan meminta restu kepada kedua orang tua karena salah satu kunci keberhasilan kita dalam melangkah tidak terlepas dari adanya restu dan sukungan dari orang tua.

Baca Juga: Tips menambah penghasilan bagi guru honorer

Demikian tadi tips dan trik memilih formasi CPNS, terima kasih sudah membaca artikel ini, bila artikel ini dirasa bermanfaat jangan lupa untuk membagikannya supaya dapat menjangkau lebih banyak pembaca.

Penulis: Aden Setia Hadi (CPNS 2019)