5 Cara Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

By | Desember 5, 2021

Cara meningkatkan minat belajar anak berkebutuhan khusus (ABK) memang sangat penting untuk diterapkan baik bagi orang tua atau bapak dan ibu guru di sekolah. Dengan minat atau semangat belajar yang tinggi bisa menjadikan anak lebih mudah untuk menyerap materi pembelajaran yang diberikan tanpa paksaan dari pihak lain.

Cara Meningkatkan Minat Belajar ABK

Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus
Ilustrasi anak penasaran via unsplash.com

Untuk meningkatkan minat belajar baik anak berkebutuhan khusus pastinya memang tidak mudah. Sebab mereka mengalami hambatan misalnya dari segi motorik, sensoris maupun perilaku. Maka dari itu, bagi orang tua dan juga guru harus memakai beberapa seperti pembahasan berikut ini.

Memakai Media yang Menarik

Cara meningkatkan minat belajar anak berkebutuhan khusus yang pertama adalah dengan menggunakan media belajar yang menarik. Pemakaian media sangatlah penting dalam aktivitas belajar mengajar. Manfaat media selain untuk meningkatkan minat belajar bagi anak, juga bermanfaat agar apa yang diajarkan oleh orang tua maupun guru bisa lebih mudah dipahami bagi anak berkebutuhan khusus.

Ada baiknya Anda memilih media yang digemari anak serta menarik minat mereka misalnya media benda langsung, pop-up, video maupun media menarik lainnya. Jika media yang Anda berikan menarik perhatian mereka, tentu ini akan memudahkan mereka untuk menangkap materi yang diajarkan.

Memberikan Hadiah

Memberikan gift atau hadiah pada anak cukup efektif untuk diterapkan demi meningkatkan semangat belajar mereka. Cara ini dapat dilakukan dalam rentang waktu tertentu seperti setiap satu bulan maupun satu semester. Hadiah yang Anda berikan bisa disesuaikan dengan benda maupun apa saja yang mereka sukai.

bannerartikel

Meskipun efektif akan tetapi cara ini juga memiliki sisi negatif saat diterapkan terlalu sering. Jangan memberikan hadiah setiap kali anak belajar karena ini akan menjadi kebiasaan yang kurang baik. Anak mungkin akan sulit untuk melakukan sesuatu jika Anda tidak memberikan hadiah.

Baca Juga  5 Tips mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK)

Akan tetapi, semua tergantung dengan kreativitas Anda sebagai orang tua maupun guru dalam menerapkan cara meningkatkan minat belajar anak berkebutuhan khusus ini.

Baca Juga: Tips memilih tempat studi wisata untuk siswa SLB

Mengajar dengan Metode yang Unik

ABK (anak berkebutuhan khusus) juga mirip seperti anak-anak pada umumnya. ABK akan merasa bosan jika diberi pengajaran dengan metode umum misalnya ceramah. Sekarang ini sudah banyak pilihan metode yang dapat diterapkan untuk mengajarkan anak berkebutuhan khusus misalnya demonstrasi, eksperimen, prakek maupun metode yang lain.

Dengan metode menarik ini pengajar dapat melibatkan anak secara langsung dalam membuat sebuah produk tertentu. Dengan demikian, mereka bisa lebih kreatif dan inovatif sama seperti anak-anak pada umumnya. Bahkan ketelitian ABK umumnya akan lebih tinggi saat mereka mau memahami pembelajaran yang diberikan dengan seksama.

Membangun Kedekatan dengan Mereka

Cara meningkatkan minat belajar ABK berikutnya yaitu membangun kedekatan dengan mereka. Mungkin saat kita kecil dulu, kita pernah merasakan semangat untuk belajar sebab guru yang mengarkan materi sangat baik dan menyenangkan. Maka dari itu, tips membangun kedekatan dengan ABK ini perlu dilakukan oleh orang tua maupun guru.

Belajar Sambil Bermain

ABK seringkali merasa malas untuk belajar sebab mereka mengetahui bahwa mereka tengah belajar. Oleh karena itu, cara belajar yang asyik menggunakan metode bermain sangat digemari anak. Tips ini bisa membantu meningkatkan minat belajar Anda meskipun kemungkinan mereka tidak mengetahui bahwa mereka sedang belajar.

Nah, itulah beberapa cara meningkatkan minat belajar ABK yang bisa diterapkan baik bagi orang tua maupun guru di sekolah SLB. Semangat belajar ABK perlu selalu dipupuk dan dikembangkan karena pada dasarnya mereka akan lebih sulit untuk fokus belajar karena mereka memiliki hambatan baik secara motoris, sensoris maupun perilaku.

Baca Juga  5 Cara Mengajarkan Komunikasi Kepada ABK

Tinggalkan Komentar