5 Pengertian Motorik Kasar Menurut Pendapat Para Ahli

By | November 17, 2018

Motorik kasar merupakan kemampuan seseorang anak pada gerakan tubuh yang melibatkan otot-otot besar. Kemampuan motorik kasar diperlukan oleh anak dan menjadi modal untuk mencapai kemampuan selanjutnya seperti motorik halus.

Siswa menendang bola via theplab.net

Berikut ini adalah uraian lebih rinci mengenai pengertian-pengertian motorik kasar yang dijelaskan oleh beberapa ahli antara lain:

Baca Juga  Menjaga Kesehatan Anak Di Rumah: Lakukan 10 Tips Sederhana Ini Supaya Anak Anda Tetap Sehat

1. Bambang  Sujiono  (2007:  13)  berpendapat  bahwa  gerakan  motorik kasar    adalah  kemampuan  yang  membutuhkan  koordinasi  sebagian  besar bagian tubuh anak. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki dan seluruh tubuh anak.

2. Sunardi dan Sunaryo, (2007: 113-114), menjelaskan motorik  kasar  adalah  kemampuan  gerak  tubuh  yang  menggunakan otot-otot besar, sebagian besar atau seluruh anggota tubuh motorik kasar diperlukan agar anak dapat duduk, menendang, berlari, naik turun tangga dan sebagainya.

3. Hurlock dalam Endang Rini Sukamti (2007: 15), menyatakan bahwa perkembangan motorik adalah perkembangan pengendalian gerak jasmaniah melalui kegiatan  pusat  saraf,  urat  saraf,  dan  otot  terkoordinasi.

4. Endang Rini Sukamti (2007:  72) menjelaskan aktivitas  yang  menggunakan otot-otot  besar  di antaranya gerakan keterampilan non lokomotor, gerakan lokomotor, dan gerakan manipulatif.

Gerakan non lokomotor adalah aktivitas gerak tanpa memindahkan tubuh ke tempat lain. Contohnya antara lain, mendorong, melipat, menarik dan membungkuk. Kemudian gerakan lokomotor adalah aktivitas gerak yang memindahkan tubuh satu ke tempat lain. Contohnya antara lain, berlari, melompat, jalan dan sebagainya, sedangkan gerakan yang manipulatif adalah aktivitas gerak manipulasi benda. Contohnya, melempar, menggiring, menangkap, dan menendang.

5. Sukintaka (2001 : 47) bahwa kemampuan motorik merupakan kualitas hasil gerak individu dalam melakukan gerak, baik yang bukan gerak olahraga maupun gerak dalam olahraga atau kematangan penampilan keterampilan motorik.

Baca Juga  16 Bentuk Kegiatan Latihan Koordinasi Sensomotorik

Daftar Pustaka :

Sujiono, Bambang. 2007. Metode Pengembangan Fisik (Edisi Revisi). Jakarta: Universitas Terbuka.

Sukamti, Endang Rini. 2007. Perkembangan Motorik. Yogyakarta: UNY.

Sukintaka. (2001). Teori Pendidikan Jasmani. Solo: Esa Grafika.

Sunardi dan Sunaryo. 2007. Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Depdiknas.

Demikian artikel mengenai kajian teori motorik kasar yang dijelaskan oleh 5 ahli. Silahkan berbagi apabila dirasa artikel ini bermanfaat dengan menyertakan sumber.
Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *