Mengenal Pola Asuh Helicopter Parenting dan Dampak Buruknya

By | Februari 9, 2021

Sebagai orangtua, Anda pasti ingin melakukan yang terbaik bagi buah hati. Namun terkadang hal tersebut justru membuat Anda bersikap berlebihan saat mengawasi anak. Pola asuh yang demikian biasanya disebut dengan helicopter parenting. Pola asuh helicopter parenting merupakan pola asuh yang mana orangtua berusaha untuk melindungi anak dengan cara terlibat langsung disetiap aspek kehidupannya.

Akan tetapi tidak selamanya pola asuh ini bagus bagi anak terlebih di zaman seperti sekarang ini. Sebab jika dilakukan terus menerus bisa membawa dampak yang buruk bagi tumbuh kembang seorang anak.

Helicopter Parenting
ilustrasi helicopter parenting via healthymummy.com

Mengenal Pola Asuh Helicopter Parenting

Menurut seorang psikolog Ann Dunnerworld, Ph.D menjelaskan bahwa helicopter parenting adalah sebuah pola asuh yang membuat orangtua berusaha melindungi anaknya serta ingin memperoleh yang terbaik.
Akan tetapi, orangtua dengan pola asuh helicopter parenting justru ingin melindungi anaknya dengan terlalu terlibat dalam kehidupan buah hatinya. Dengan demikian para orangtua tersebut bertindak sangat mengontrol, melindungi secara berlebihan serta menunut segala sesuatu yang sempurna.

Contoh dari pola asuh helicopter parenting ini yaitu saat orang tua tidak mengizinkan anaknya pergi jauh-jauh dan meminta harus selalu bersama dengan orangtuanya. Bahkan berbagai jenis kegiatan anak-anaknya mulai dari ekstrakurikuler sampai pakaianpun juga diatur serta dipilihkan oleh orangtuanya. Hal tersebut dilakukan oleh orangtua karena mereka merasa paling memahami apa yang terbaik untuk anaknya.

Dampak Buruk Pola Asuh Helicopter Parenting

Perlu Anda ketahui bahwa pola asuh helicopter parenting ternyata tidak bagus untuk tumbuh kembang anak. Sebab dalam pola asuh ini, orang tua justru memberikan perhatian dan kasih sayang secara berlebihan. Hal tersebut tentu membuat anak seolah tidak bisa melakukan hal-hal yang ia sukai dan merasa tertekan. Selain dampak tersebut, berikut ini akan dijelaskan dampak buruk dari helicopter parenting yang perlu diwaspadai oleh orangtua:

Baca Juga  Kajian Teori: 7 Pengertian Motorik Halus Menurut Para Ahli

1. Anak Menjadi Tidak Mandiri

Setiap orangtua perlu tahu bahwa segala sesuatu yang selalu dipersiapkan untuk anak justru bisa memumpuk rasa manja serta serba ketergantungan dalam diri anak. Dengan demikian ketika anak-anak akan melakukan sesuatu maka mereka menjadi terbiasa mengandalkan orangtuanya serta berharap semua bisa selesai tanpa harus berusaha. Sifat-sifat tersebut lama-kelamaan kan membuat anak menjadi tidak bisa menghadapi kegagalan dalam kehidupannya. Sebab mereka sudah terbiasa dengan segala kesalahan yang sudah dibereskan oleh orangtuanya.

2. Mengurangi Rasa Percaya Diri

Dampak buruk pola asuh helicopter parenting berikut yaitu dapat mengurangi rasa percaya diri seorang anak. Sebab anak-anak akan selalu takut salah ketika bertindak maupun mengambil keputusan. Mereka menjadi terbiasa bergantung pada orangtuanya sehingga membuat anak-anak jauh dari sosok seorang pemimpin.

3. Tidak Mampu Berpikir Kreatif

Anak-anak dengan pola asuh helicopter parenting biasanya sudah terbiasa dengan segala sesuatu yang tersedia secara mudah. Hal inilah yang membuat anak-anak tidak memiliki kesempatan untuk mencipatakan sesuatu sesuai keinginannya. Tentu saja dampak buruk dari pola asuh ini yaitu anak-anak menjadi tidak terbiasa berpikir kreatif dan sulit bersaing sehingga bisa menghambat kesuksesannya di masa depan.

4. Mengalami Tertekan

Anak-anak mungkin menjadi terbiasa dan merasa senang karena hidupnya sudah ada yang mengatur. Namun lama kelamaan justru anak-anak akan mengalami rasa tertekan bahkan menjadi depresi. Sebab segala sesuatu yang sudah terlalu ditentukan oleh irang lain dan tidak ada kesempatan untuk menunjukkan apa yang ia inginkan.

5. Sosok yang Pemberontak

Anak-anak yang diasuh dengan pola ini kemungkinkan akan tumbuh menjadi sosok pemberontak di masa depan. Sebab suatu saat mereka pasti ingin mengambil keputusan sendiri dalam hidupnya sehingga akan timbul konflik antara anak dan orangtua di kemudian hari.

Baca Juga  5 Cara Mencari Tambahan Penghasilan Guru Honorer, No 4 Sedang Hits

Memberikan kasih sayang dan perhatian kepada buah hati merupakan hal yang wajar dilakukan oleh setiap orangtua. Namun jangan sampai perhatian dan kasih sayang tersebut diberikan secara berlebihan seperti pada pola asuh helicopter parenting. Sebab hal tersebut lama kelamaan akan menimbulkan dampak yang buruk bagi tumbuh kembang buah hati Anda.