Benarkah Pola Asuh Religius Membuat Anak Lebih Sehat dan Bahagia?

By | Februari 10, 2021

Apakah Anda dan pasangan termasuk orangtua yang menanamkan nilai-nilai religius dalam pola pengasuhan anak? Perlu Anda ketahui bahwa pola asuh religius dapat memberikan efek yang poistif bagi kesehatan anak. Terlebih pada budaya masyarakat Timur, umumnya akan melibatkan nilai-nilai religius dalam lingkungan keluarga. Sehingga sejak kecil, anak-anak sudah diajari tentang konseo ketuhanan dan cara berdoa ketika akan melakukan aktivitas sehari-hari.

Meski terkesan sepele, namun pola asuh secara religius akan membawa dampak positif saat anak beranjak dewasa nanti.

Pola Asuh Religius
ilustrasi keluarga via kilkennyormonde.com

Pola Asuh Religius Buat Anak Lebih Sehat Fisik dan Mental

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Harvard TH Chan Achool of Public Health ditemukan bahwa anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh religius maka mereka akan tumbuh menjadi lebih sehat baik dari segi fisik maupun mental saat beranjak dewasa. Dengan demikian anak-anak akan terhindar dari gejala depresi, infeksi menular seksual, merokok dan penggunaan obat-obatan terlarang.

Sejak dahulu banyak orangtua yang percaya bahwa pendidikan agama adalah pondasi utama bagi anak-anak. Akan tetapi pendidikan yang baik tidak hanya berupa ajaran tentang ritual keagamaan saja. Lebih jauh lagi, anak-anak harus dikenalkan tentang prinsip hidup sebagai seseorang yang beragama.

Pola asuh religius memiliki hubungan yang erat dengan tingkat kesehatan dan kebahagiaan seseorang. Sebab dalam agama apapun pasti memunyai prinsip mengenai konsep ketuhanan serta melakukan perbuatan baik. Selain itu, kesadaran akan adanya Tuhan juga akan membuat seseorang menyadari keterbatasan yang dimilikinya sebagai manusia. Hingga pada akhirnya pola pikir tersebut akan mengantarkan seseorang pada perasaan berserah serta meminimalisir terjadinya depresi.

Dengan membiasakan anak-anak mendatangi rumah ibadah maka dapat membangun hubungan vertikal dengan Tuhan. Selain itu, kebiasaan tersebut akan mempertemukan seseorang dengan komunitas yang dapat memberikan energi postif untuk melakukan hal-hal yang baik. Nilai-nilai kebaikan dalam sebuah agama juga akan menjadikan seseorang memiliki tujuan hidup lebih besar serta tidak hanya untuk memuaskan nafsu atau ego semata.

Baca Juga  Kajian Pustaka: 5 Pengertian Metode Global Menurut Ahli

Pola Asuh Keluarga Adalah Bekal Menghadapi Kerasnya Hidup

Seiring dengan kemajuan zaman menjadikan nilai-nilaia agama semakin tergerus oleh pusaran modernitas. Namun dalam kondisi tersebut, agama justru menjadi sebuah oase. Untuk itulah setiap orangtua perlu menanamkan pola asuh religius dalam mendidik anak. Akan tetapi perlu Anda sadari bahwa agama tidak hanya sekedar simbol-simbol yang tampak saja. sebab religiusitas seseorang tidak dapat diukur dari apa yang terlihat dari luar saja.

Agama merupakan kedalaman dan jalan untuk mengenal diri serta Sang Pencipta. Dengan mengajarkan nilai-nilai religius sejak dini pada anak maka berarti Anda telah mendidik anak mengenai Tuhan yang Maha Baik. Tentu saja pola asuh religius tersebut secara perlahan akan membantu anak tumbuh sebagai pribadi yang baik.

Saat ini orangtua mulai dihadapkan pada masalah kesehatan mental yang rawan menyerang anak-anak dan remaja. Biasanya kesehatan mental tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun tak ada salahnya untuk tetap menerapkan pola asuh religius yang baik sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan mental pada buah hati Anda. Selain itu, terapkan juga pola hidup sehat dan seimbang agar anak-anak tumbuh sehat baik secara fisik maupun mental.

Menerapkan pola asuh religius kepada buah hati sebaiknya perlu dilakukan oleh setiap orangtua sejak anak masih berusia dini. Sebab dibalik nilai-nilai religius tersebut terdapat berbagai dampak positif bagi tumbuh kembang anak. Selain itu, anak-anak yang tumbuh dengan nilai-nilai religus akan senantiasa sehat baik dari segi fisik maupun mental.