RPP Tematik K13 Autis Kelas VI SDLB di Sekolah Luar Biasa (SLB)

By | Mei 25, 2018

Berikut ini adalah salah satu contoh RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) Kurikulum 2013  bagi siswa autis. Disini penulis mengambil tema bumi dengan subtema daratan, lebih spesifik materi yakni pantai, semoga bermanfaat.

ilustrasi autis via thenationonlineng.net

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) AUTIS

Satuan Pendidikan            : SDLB Autis

Kelas/Semester                  : VI /I

Tema                                     : Bumi

Sub Tema                             : Daratan

Metode Pembelajaran       : Scientific

Pembelajaran                      : Ketiga

Alokasi Waktu                     : 6×35 menit

KEMAMPUAN AWAL

  1. Siswa mampu membilang dan menghitung benda/obyek 1-50
  2. Siswa mampu melakukan operasi penjumlahan 2 bilangan dengan 2 bilangan dengan teknik bersusun dengan bimbingan guru
  3. Siswa mampu memegang pensil, menggerakan alat tulis dengan luwes, dan mampu menulis nama sendiri
  4. Siswa mampu membaca kata dan kalimat dengan tepat dan benar serta mampu mengenal tanda baca
  5. Siswa mampu menirukan kalimat sederhana
  6. Siswa mampu menengok dan bereaksi saat dipanggil namanya
  7. Siswa mampu menunjukkan perasaan senang, marah, dan sedih

KOPETENSI INTI

  1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
  2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamatimendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

MATA PELAJARAN KOPETENSI DASAR INDIKATOR
Bahasa Indonesia 4.2.Memeragakan teks cerita narasi sederhana tentang kenampakan alam dalam dalam bahasa indonesia lisan dan tulis dan dapt diiisi dengan kosakata bahasa daerah. 4.2.1.      Membaca teks cerita narasi “pantai.”
IPA 3.1. Mengidentifikasi ciri-ciri benda padat, cair, dan gas yang ada di lingkungan sekitar. 3.1.1.       Mengidentifikasi dua contoh benda di daerah pantai.

3.1.2.      Mengidentifikasi dua jenis benda di daerah pantai.

4.1. Menceritakan (lisan/tulisan/gambar) dua ciri benda padat, cair, dan gas. 4.1.1        Menceritakan tentang benda melalui media gambar.
Seni Budaya 4.1.Membuat gambar ragam hias 4.1.1.      Mewarnai gambar pantai.

Baca Juga  Kajian Teori: 7 Pengertian Tunanetra Berdasarkan Pendapat Para Ahli
 

TUJUAN

  1. Dengan mengamati gambar, siswa benda-benda di
  2. Dengan bertanya, siswa dapat mengemukakan pendapat atau mengajukan satu pertanyaan tentang suasana pantai dengan percaya diri.
  3. Dengan membaca teks, siswa dapat meningkatkan kelancaran dalam membaca satu paragraf teks pantai.
  4. Dengan berlatih, siswa mampu mengidentifikasi benda sesuai dengan jenis dari gambar dan mengelompokkan benda sesuai jenis, 2 jenis benda.
  5. Dengan mewarnai, siswa mampu mengekspresikan kreativitas.

MATERI

  1. Mengenal kenampakan alam: pantai
  2. Contoh dan jenis benda yang ada di pantai
  3. Gambar gambar ragam hias: pantai

PENDEKATAN DAN METODE

Pendekatan           : Scientific

Metode                 : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi, Ceramah, dan Praktek.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Langkah Kegiatan Deskripsi
Pendahuluan

(10 menit)

 

1.      Guru bersama siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran)

2.      Guru melakukan komunikasi  tentang kehadiran siswa

3.      Guru menyampaikan pertanyaan kepada siswa tempat wisata yang pernah dikunjungi.

4.      Guru menyampaikan Sub Tema yang akan dibahas yaitu tentang Daratan.

5.      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Inti

(190 menit)

 

Mengamati:

6.      Siswa mengamati teks bacaan “pantai” yang disajikan guru.

7.      Siswa membaca teks “pantai” dengan bimbingan guru.

8.      Siswa mengamati gambar suasana pantai yang disajikan guru.

9.      Siswa dengan bimbingan guru menyebutkan apa saja yang ada pada gambar.

Menanya:

10.  Siswa membuat pertanyaan tentang gambar yang diamati dengan bimbingan guru.

Apakah kamu pernah ke pantai?

11.  Siswa bertanya kepada teman lain dengan pertanyaan yang telah dibuat sebelumnya dengan bimbingan guru.

Mencoba:

12.  Siswa mengidentifikasi benda sesuai dengan jenis dari gambar.

13.  Siswa mengelompokkan benda sesuai jenis.

Mengkomunikasikan:

14.  Siswa mendengarkan penjelasan guru bahwa benda yang ada di pantai dapat dibuat menjadi gambar menarik.

15.  Siswa mewarnai gambar dengan pasir warna dengan bantuan guru.

Penutup

(10 menit)

16.  Bersama guru, siswa menyimpulkan  pembelajaran hari ini yakni pantai.

17.  Guru menyarankan agar apa yang telah dipelajari hari ini dapat di ingat dan dilaksanakan oleh siswa di rumah.

18.  Guru menyampaikan pesan agar menjaga kebersihan bila berwisata di pantai.

19.  Guru memotivasi agar di rumah siswa rajin membantu orang tua.

20.  Sebelum pulang guru mengajak siswa untuk berdoa.

SUMBER DAN MEDIA

  1. Video suasana pantai
  2. Teks Bacaan “Pantai”.
  3. Papan tempel jenis benda.
  4. Gambar pantai
  5. Buku siswa dan guru.
Baca Juga  Konferensi Kasus: Contoh Data Asesmen Anak Tunarungu

PENILAIAN

  1. Penilaian Sikap

Jenis                                   : Non tes

Bentuk                               : Observasi

Instrumen                         : Pengamatan sikap

  1. Penilaian pengetahuan

Instrumen penilaian             : tes tertulis

Jumlah soal                            : 5

Skor maksimal                      : 10

  1. Penilaian

Tes unjuk kerja                    : Skor per kopetensi dasar

PEMBELAJARAN REMIDIAL

Apabila siswa yang masih mengalami kesulitan atau belum menguasai materi, akan diberikan remidial, dengan pembelajaran yang lebih sederhana.

PENGAYAAN

Apabila siswa Sudah mampu menguasai materi, dapat diberikan pengayaan berupa materi yang lebih sulit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *