20 Contoh Soal PPPK Guru SLB (Prodi PLB) Untuk Berlatih

By | Maret 11, 2021

Berikut ini adalah soal PPPK Guru SLB yang bisa anda gunakan untuk berlatih dan menambah referensi. Terlebih lagi program pemerintah ini sebentar lagi akan dilaksanakan. Sehingga merupakan kesempatan bagi para guru yang masih berstatus honorer agar bisa diangkat menjadi ASN.

Soal ini terdiri dari berbagai kekhususan mulai dari pembelajaran tunanetra hingga autis. Baik, langsung saja berikut ini soal PPPK Guru SLB.

Soal PPPK Guru SLB
Guru SLB via centralriversaea.org

Soal PPPK Guru SLB

1. Di zaman dahulu ABK atau anak berkebutuhan khusus masih dianggap sebagai beban dan dipengaruhi roh halus. Yakni terjadi pada masa…

a. akhir abad IX

b. abad XX

c. peradapan kuno

d. abad pertengahan

e. renaisanse

2. Sejarah Pendidikan luar biasa di Indonesia dimulai pada awal abad XX. Dimana dr.Westhoff, pada tahun 1901 membuka satu lembaga untuk penyandang….

a.Gangguan Penglihatan

b. Gangguan Pendengaran

c. Ganggu Intelektual

d. Kesulitan Belajar

e. Gangguan Fisik dan Motorik

3. Masa dimana Anak berkebutuhan khusus, gangguan emosi, cacat fisik, atau epilepsi yang dijadikan penghibur / pelawak oleh raja dan dipelihara oleh ilmuwan sebagai peramal atau pemberi petunjuk terjadi saat zaman…

a. akhir abad IX

b. renaisanse

c. abad XX

d. peradapan kuno

e. abad pertengahan

4. Kekurangan dari penyelenggaraan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa (SLB) adalah…

a. mendapat program khusus sesuai dengan kemampuannya

b. anak berkebutuhan khusus hanya mengenal lingkungan yang sama dengan dirinya

c. pembelajaran dapat dilaksanakan secara bersama-sama di kelas

d. aksesibilitas lebih diperhatikan

e. perkembangan sosial lebih baik

5. Seorang anak diduga ATN didasarkan…

a. Sering kehilangan alat tulis

b. Tulisan tidak terbaca

c. Sering salah dalam membaca

d. Kesalahan dalam menjawab

e. Sering keliru dalam menulis

6. Huruf “z” dalam braille adalah

a. 2-3-4-5

b. 2-3-4

c. 1-3-4-5

d. 1-3-5-6

Baca Juga  Contoh Pengisian Rapor SLB (Sekolah Luar Biasa) Terbaru

e. 1-2-4-5

7. Pembelajaran untuk ATN yang termasuk ke dalam “touch analytic” adalah…

a. Miniatur gajah

b. Perabaan pohon tomat

c. Membayangkan

d. Eksplorasi pembelajaran

e. Pembelajaran uang koin

8. Pengenalan sayur-sayuran pada ATN dengan cara…

a. Memanen sayur di kebun

b. Makan sayur di restoran

c. Menanam sayuran

d. Mencium bau sayuran

e. Memasak sayuran

9. Seorang peserta didik tunanetra usia 10 tahun yang baru mengalami etunanetraan selama 6 bulan,materi pembelajaran yang harus diprioritaskan adalah

a. Pendidikan vokasional

b. Sensitivitas perabaan

c. Orientasi dan mobilitas

d. Pendidikan jasmani

e. Membaca dan menulis

10. Salah satu sarana bina wicara sebagai alat kontrol visual, dibawah ini yaitu….

a. Pias kata

b. Bola pingpong

c. Cermin

d. Kartu gambar

e. Terompet

11. Jika ada seorang anak mengalami hambatan pendengaran 40 dB, terjadi kerusakan pada telinga bagian luar, maka anak tersebut tergolong…

a. Hambatan pendengaran/tunarungu sangat ringan, sensoris

b. Hambatan pendengaran/tunarungu ringan, konduktif

c. Hambatan pendengaran/tunarungu sangat ringan, konduktif (b)

d. Hambatan pendengaran/tunarungu ringan, sensoris

e. Hambatan pendengaran/tunarungu ringan, konduktif

12. Seorang peserta didik diminta berbicara “mama” namun yang muncul kata”baba”, dari kasus tersebut ucapan peserta didik tersebut salah, dikarenakan….

a. Daerah artikulasi benar, namun bermasalah dalam organ artikulasi

b. Daerah artikulasi salah, cara artikulasi salah

c. Daerah artikulasi benar, cara artikulasi salah

d. Daerah artikulasi salah, cara artikulasinya benar

e. Daerah artikulasi benar, cara artikulasi benar

13. Peserta didik dengan kondisi Lamban Belajar masih mempunyai kesempatan untuk belajar

a. Membaca

b. Makan

c. Toiletry

d. Minum

14. Peserta didik hambatan intektual mengalami keterbatasan hampir di berbagai aspek, berikut beberapa keterbatasan hambatan intelektual kecuali

a. Adaptasi perlilaku

b. Bahasa

c. Lokomotor dan non lokomotor

d. Komunikasi

15. Jika dilihat dari penyebab terjadinya hambatan intelektual maka factor yang paling dominan adalah

Baca Juga  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 Tunagrahita Di SLB

a. factor behavioral

b. factor edukasi

c. factor biomedical

d. factor sosial

16. Anak Dengan HambatanMotorik yang membutuhkan program melalui latihan penguatan otot adalah anak-anak berikut ini, kecuali:

a. Skoliosis

b. Hemiplegia

c. Muscular dystrophy progressiva

d. Paraplegia

17. Alasan pentingnya usaha bantuan tunadaksa melalui program kebutuhan khusus adalah:

a. Agar Anak Dengan Hambatan Motorik bisa ikut kerjabakti di masyarakat

b. Agar Anak Dengan Hambatan Motorik bisa berdiri

c. Agar Anak Dengan Hambatan Motorik bisa mandiri

d. Agar Anak Dengan Hambatan Motorik bisa bergerak

e. Agar Anak Dengan Hambatan Motorik bisa berjalan

18. Kapan terjadinya autisme?

a. Saat anak mulai masuk sekolah

b. Saat gurunya marah-marah

c. Sebelum anak berusia 3 tahun

d. Sejak masa awal pertumbuhan dan perkembangan

e. Ketika anak permintaannya tidak dipenuhi

19. Mengapa pendekatan berbasis applied behavior analysis (ABA) sering digunakan dalam membelajarkan anak dengan autisme?

a. Semua jawaban salah

b. Pendekatan berbasis ABA tidak perlu evaluasi

c. Murid menjadi tidak spontan dalam berkomunikasi

d. Pendekatan berbasis ABA sangat rumit

e. Penilaian dalam pendekatan berbasis ABA membingungkan

20. Manakah pernyataan di bawah ini yang cocok menjelaskan media pembelajaran bagi anak dengan autisme?

a. Media pembelajaran bagi anak dengan autisme pasti menarik supaya anak belajar dengan tenang

b. Media pembelajaran bagi anak dengan autisme cukup sederhana saja tanpa gambar bergerak

c.Media pembelajaran bagi anak dengan autisme haruslah visual sesuai dengan materi

d. Media pembelajaran hendaknya mencerminkan visualisasi materi pembelajaran semenarik mungkin dan disesuaikan dengan minat anak

e. Media pembelajaran bagi anak dengan autisme bisa dibuat hanya dengan power poin sederhana

Demikianlah soal PPPK Guru SLB, semoga bermanfaat, terima kasih.

Sumber: Guru belajar dan berbagi Kemdikbud