Pembelajaran Kompensatoris Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

By | Mei 20, 2019

Kompensatoris secara singkat adalah memfasilitasi anak yang memiliki hambatan pada aspek tertentu seperti kehilangan fungsi penglihatan, pendengaran, hambatan pada kognitif, motorik, emosi maupun tingkah laku, sehingga dialihkan pada fungsi lain yang memungkinkan dapat menggantikan fungsi yang hilang.

kompensatoris bagi ABK
Ilustrasi anak berkebutuhan khusus via assocagencies.com

Kali ini penulis membagikan pembelajaran kompensatoris bagi anak berkebutuhan khusus. Lalu apa saja pembelajaran yang diberikan? simak saja pada artikel ini.

Orientasi dan mobilitas bagi tunanetra

Orientasi dan mobilitas merupakan salah satu layanan kompensatoris bagi tunanetra. Berdasarkan pendapat Raharja menjelaskan orientasi dan mobilitas atau disingkat OM adalah kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain menggunakan semua indera yang masih ada untuk menentukan posisi seseorang terhadap benda-benda penting yang ada disekitarnya baik temporal ataupun spasial.

PKPBI bagi tunarungu

Pengembangan Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama disingkat PKPBI merupakan pembinaan komunikasi dan penghayatan bunyi yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak sengaja, sehingga kemampuan komunikasi dan mempersepsi bunyi melalui pendengaran dan perasaan vibrasi yang masih dimiliki peserta didik tunarungu dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk berintegrasi dengan dunia sekelilingnya yang penuh dengan bunyi.

Pengembangan Bina diri bagi tunnagrahita

Pembelajaran pengembangan bina diri adalah serangkaian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru profesional dalam bidang pendidikan khusus untuk membina atau melatih secara terencana danterprogram terhadap peserta didik tunagrahita yang membutuhkan layanan khusus, yakni peserta didik tunagrahita yang mengalami hambatan berkait dengan bina diri dan koordinasi motorik agar mereka dapat melakukan aktivitas dan keterampilan hidup sehari-hari secara optimal.

Pengembangan Bina diri dan gerak bagi tunadaksa

Tarmansyah menjelaskan pengertian bina diri dan gerak yakni bahwa Bina diri adalah serangkaian kegiatan yang disusun oleh guru profesional secara terencana, terprogram terhadap individu yang membutuhkan layanan khusus, yakni individu yang mengalami gangguan koordinasi gerak-motorik, sehingga mereka dapat melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, dengan tujuan meminimalisasi dan atau menghilangkan ketergantungan terhadap bantuan orang lain dalam melakukan aktivitasnya.

Baca Juga  4 Pengertian Metode Maternal Reflektif (MMR) Menurut Para Ahli

Sedangkan Bina Gerak adalah serangkaian kegiatan pembinaan dan latihan yang dilakukan oleh guru yang profesional dalam pendidikan khusus, secara terencana dan terprogram terhadap individu yang mengalami gangguan pada otot, sendi, dan atau tulang, sehingga individu tersebut mengalami gangguan dalam melakukan aktivitas mobilisasi. 

Pengembangan Interaksi komunikasi dan perilaku bagi autis

Pengembangan kompensatoris bagi anak autis salah satunya pegembangan interaksi dan perilaku. Tujuannya yakni agar anak autis mampu bersosialisasi di lingkungan sekitar, mengidentifikasi orang atau tempat yang ada di sekitar, mengikuti permainan dengan baik, menunjukkan perilaku yang baik, dll

Pengembangan pribadi dan sosial tunalaras

Proses menjalin hubungan dengan lingkungan sosial memerlukan suatu kemampuan yang disebut keterampilan sosial. Keterampilan sosial secara umum diartikan sebagai perilaku yang membantu seseorang untuk berhubungan sosial dengan lingkungan (Gresham dalam Shepherd, 2010; Maag, 2006).

Demikian artikel ini semoga bermanfaat. Anda juga dapat membaca keterampilan vokasional yang dapat diajarkan bagi anak berkebutuhan khusus, terima kasih.

SUMBER:

TIM PENGEMBANG SUMBER BELAJAR PLB-FIP- UNESA. 2017. SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN PENDIDIKAN LUAR BIASA. DIRJEN GTK

Sayyida-sarah.blogspot.com: bidang-layanan-anak-berkebutuhan-khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *